- Monday, August 08, 2005 - |
Segelas Rindu Yang Terhidang Adalah Kumpulan Rasa Tanpa Resah
 berharap kerlip bintang pada gerimis malam ini, seperti membuat buta mata yang tak terluka.
biarkan rindumu tersimpan pada lusuh buku itu, karena ia adalah penyimpan hatimu.
teruskan saja kau penuhi langit malam dengan sketsa wajah rindumu.
pada meja hidangan telah tersaji segelas rindu, habiskan dan biarkan meresap dalam aliran nadimu.
dan gerimis malam tetap kelam dengan senyum pongahnya.
<<< Samsul Bahri >>>, posting time 1:53 PM
|
|
| - About Me - |

- Name: <<< Samsul Bahri >>>
lahir pada bulan ke 5 hitungan kalendar masehi di Palembang. Menikmati sastra sebagai penyaluran dari katakata yang meledak dalam otak. Beberapa puisinya dimuat dalam Buku Antologi Puisi Cyber"Graffiti Gratitude", 2001 dan Antologi Puisi Digital " Cyberpuitika", 2002 dan "Laminsastra Balikpapan", 2003. Aktif berinteraksi dan belajar memahami sastra pada dunia cyber ; penyair, hitamputih, bunga matahari, puisikita, bumimanusia, forum lingkar pena.
View my complete profile
|
|
0 Comments:
Post a Comment
<< Home