Perjalanan Hidup Seorang Lelaki Bersama Malam
- Friday, August 19, 2005 -
 

Serupa Anak Panah, Tanpa Busur Dan Buruan



serupa anak panah yang melesat dengan satu titik tujuan
hujaman itu terus tanpa henti, hingga percik menyambut

tanpa busur dia terlepas, menghujam hamparan basah
ceria tawa, wajah lelah, birahi otak, semua sasaran sempurna

tapi hati yang membawa rajahan senyum hanya diam
di kepala telah menari-nari wajah yang bermahkota kerinduan

serupa anak panah, hujaman itu tetap bersarang pada jiwa
saat langit menyampaikan salamnya melalui tarian rintik

awan melukiskan barisan katanya

: nafas rindu mengantung di Curug Luhur


Gn. Pancar : Curug Luhur, 17-08-05

<<< Samsul Bahri >>>, posting time 2:42 PM

0 Comments:

Post a Comment

<< Home



- About Me -
My Photo
Name:

lahir pada bulan ke 5 hitungan kalendar masehi di Palembang. Menikmati sastra sebagai penyaluran dari katakata yang meledak dalam otak. Beberapa puisinya dimuat dalam Buku Antologi Puisi Cyber"Graffiti Gratitude", 2001 dan Antologi Puisi Digital " Cyberpuitika", 2002 dan "Laminsastra Balikpapan", 2003. Aktif berinteraksi dan belajar memahami sastra pada dunia cyber ; penyair, hitamputih, bunga matahari, puisikita, bumimanusia, forum lingkar pena.


- Sepenggal Pesan -

- Kisah Lalu -
December 2004
January 2005
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005
July 2005
August 2005
November 2005
January 2006
February 2006
March 2006
April 2006

- Rekan -
bleem
prazz
Mila
Boim
Agung Yudha
TS Pinang
Bunga Rumput Liar
Cecil
Indah IP
Hasan Aspahani
Nanang Suryadi
Cybersastra
Bunga Randu
Babad Bali
Bumi Manusia
Jepers
Hanya Kata
Kerja Budaya
milis penyair
milis puisikita
milis hitamputih
milis bungamatahari
ON/OFF
Puisi.Net
tentang Pramoedya
Bunda Zidan-Syifa
Polisi EYD
Sultan Blog
friend 00
....

  Email Blogger Natrek BlogFam Friendster Doneeh.com